Sabtu, 19 November 2011

The Most Crushing Class

Okay, finally I found the most crushing class, just like my classmate when I was in JHS...

Icha (My girlfriend), Iza, Amiro (Uuuuhhh ! How lucky I'm having a friend like you), Zepi, Tami, Sista, Uyuk, Cyntya, Prissy, Azza, Rara (The new student from Malaysia) , Tsabit :P, Safira, Diyant, Novi, Rendra (The greatest student of X-5), Teddy , Fikri, Syeh, Vreegal, Mega (The one who always judge me, haha it's okay, I know it just a joke), Rifqy (The one who always says that I'm too fat), Arka, Brilly, Septian, Awwwww thanks a lot guys, you brought a great atmosphere in our class. I Love all of youuuu so much much and much, keep a great friendship ya ;)

Selasa, 01 November 2011

Pesan dari Umi

My mom,
01.11.2011/06:12PM

Nak, umi sendirian kaya orang gila, bingung mau ngapain. Gini ya rasanya ditinggal anak demi cari ilmu, umi tekanan batin tiap hari gara gara kesepian.

Maaf ya mi, aku ga bisa nemenin umi tiap hari, ga kaya dulu waktu aku masih ada di rumah, aku disini buat bahagiain umi dan keluarga. Aku janji, suatu saat nanti aku bakal kembali dalam pelukan umi dan pastinya ga akan lupa bawa sesuatu yang bisa bikin umi bangga.

Senin, 31 Oktober 2011

Incredible Memories

When we begin grow into teenagers world

I won't explain who is them, I think you already know that they were my junior high school's friends.

Upsss, Uh no.. I mean they are not my friends,
but my best friends :)
Hehe, it's okay.
Check it out these photos. We took it when we held reunion at SMP N 1 Tuban.

Minggu, 30 Oktober 2011

Untitled




Kadang masih tersirat dalam benak yang paling dalam, sebenarnya apa yang harus aku lakukan disini. Setiap orang berkata bahwa betapa beruntungnya aku telah mendapatkan sesuatu yang tidak mereka dapatkan. Yah aku bersyukur, sangat bersyukur sekali, tapi.. ah sulit menjelaskan bagaimana perasaan ini.

Baiklah, aku punya tekanan dan tuntutan yang berat disini, aku tau ini konsekuensiku sebagai  penerima beasiswa. Jauh dari orang tua, jauh dari para sahabat dan tentunya jauh dari sesorang yang sangat spesial -.- , terkadang aku masih sangat rapuh untuk menjalani itu semua seorang diri. 

Ketika Tuhan punya rencana lain, ketika waktu memaksa aku untuk meninggalkan kota kelahiranku, disnilah aku sadar awal petualanganku dimulai, disinilah aku sadar aku dalam proses pendewasaan diri. Begitu banyak problematika dalam kehidupan baruku, hingga suatu saat aku sadar bahwa tujuanku disini bukan untuk meladeni cemoohan orang lain. Memang, rasanya ingin sekali menangis saat kabar kabar tak benar itu sampai ke telingaku. Tapi sayang, air mataku terlalu berharga untuk menangisi hal bodoh seperti itu.Terlalu arogan kah? Huh, apapun jawabannya aku tak peduli.

Senin, 27 Juni 2011

Ikhlaskan

Melupakan seseorang yang pernah mengisi hari hari kita memang hal yang sulit. Tapi betapa bodohnya kita saat kita pernah melakukan hal itu.

Belajar dari sebuah pengalaman bahwa sekeras apapun kamu mencoba untuk melupakannya, maka tanpa kamu sadari semakin besar rasa sayangmu tumbuh untuknya. Maka perlahan lahan ikhlaskanlah dia pergi dari hidupmu, mungkin dia pergi karena dia ingin membuka ruang bagi orang lain yang lebih baik untuk mengisi hari harimu.

Ya, diawal semua memang akan terasa berat, tapi jangan pernah berkata “aku tidak bisa” karena hidupmu akan jauh lebih baik tanpa seseorang yang telah mengecewakanmu sedalam itu.

Jangan biarkan bayangnya terus menghampirimu, mungkin dia telah berhasil merapuhkan separuh jiwamu, tapi satu yang perlu kamu tau, bahwa dia tidak akan pernah bisa mencoba untuk membunuh semangatmu. Keep move on, cause life must go on !

Ingat bahwa Tuhan mengambil seseorang dari hidupmu untuk sebuah tujuan yang lebih baik, sebuah tujuan karena Dia menyanyangimu, Dia inginkan kamu mendapat yang sangat istimewa, yang mampu menerima akan semua apa adanya kamu. Kamu harus percaya bahwa Tuhan tidak akan pernah mengecewakanmu :)